×

Memilih kabel 0,6/1kV (tegangan rendah) dan 8,7/15kV (tegangan menengah) yang tepat sangat penting untuk distribusi daya yang aman dan stabil. Kabel 0,6/1kV digunakan untuk suplai daya terminal, sedangkan kabel tegangan menengah 8,7/15kV digunakan untuk jalur transmisi utama, peralatan besar, dan gardu induk. Panduan ini mencakup perbedaan utama antara keduanya, aplikasinya, kerusakan umum, dan solusi rekayasa yang diperlukan untuk operasi dan pemeliharaan sehari-hari.

Item Kabel LV 0,6/1kV Kabel MV 8,7/15kV
Tegangan Terukur 0,6/1kV 8,7/15kV
Struktur Cu/Al + Isolasi + Selubung Pelindung konduktor + isolasi XLPE + pelindung isolasi + lapis baja + selubung
Standar IEC 60227, IEC 60245 IEC 60502, GB/T 12706
Standar Api IEC 60332 IEC 60332-1/-3, GB/T 19666
Penggunaan Khas Pencahayaan, peralatan kecil, sirkuit kontrol Jalur utama, motor besar, gardu induk, pabrik industri
Aplikasi Khas
Kabel Tegangan Rendah 0,6/1kV
  • Soket daya bangunan, pencahayaan, kipas kecil, pompa air
  • Kotak distribusi sekunder, sistem kontrol
  • Pasokan daya terminal jarak pendek, beban rendah
Kabel Tegangan Menengah 8,7/15kV
  • Jalur masuk dan keluar gardu induk
  • Motor besar, kompresor, peralatan peleburan
  • Jaringan distribusi daya utama di kawasan industri
  • Gardu induk untuk gedung bertingkat tinggi, rumah sakit, dan pusat data
Kerusakan Umum Kabel Tegangan Menengah dan Solusi Rekayasa
  1. Penuaan Isolasi dan Pohon Air

    Penyebab: Paparan kelembaban jangka panjang, beban berlebih, penyegelan sambungan yang buruk

    Solusi: Gunakan struktur penghalang air; pilih bahan isolasi polietilen yang dihubungkan silang (XLPE); perkuat penyegelan sambungan; hindari beban berlebih jangka panjang.

  2. Kerusakan Mekanis Selama Pemasangan

    Penyebab: Pembengkokan berlebihan, kompresi, kerusakan konstruksi

    Solusi: Kontrol radius pembengkokan ≥ 15 kali diameter luar; gunakan kabel lapis baja saat dikubur; lindungi ujung dan sambungan kabel.

  3. Panas Berlebih dan Kerusakan Termal

    Penyebab: Beban berlebih, suhu lingkungan tinggi, bundel kabel yang terlalu padat, pembuangan panas yang buruk

    Solusi: Hitung kapasitas pembawa arus secara akurat; gunakan faktor penurunan peringkat; tingkatkan ventilasi; hindari bundel kabel yang terlalu padat.

  4. Pelepasan Parsial dan Kerusakan Isolasi

    Penyebab: Kurangnya lapisan pelindung, kualitas manufaktur yang buruk, celah udara pada sambungan

    Solusi: Gunakan kabel tegangan menengah yang sepenuhnya terlindung; gunakan aksesori kabel profesional untuk lulus pengujian pelepasan parsial.

  5. Korosi dan Kerusakan Selubung

    Penyebab: Korosi kimia, korosi tanah, atau korosi semprotan garam

    Solusi: Gunakan selubung tahan korosi PE/LSZH; konstruksi lapis baja untuk lingkungan yang keras

  6. Kegagalan Konektor dan Terminal

    Penyebab: Pemasangan yang tidak tepat, pengikatan yang buruk, masuknya kelembaban

    Solusi: Gunakan konektor/terminal tekanan menengah bersertifikat; ikuti prosedur pemasangan dengan ketat; pastikan penyegelan yang andal

Panduan Pemilihan Rekayasa
  • Untuk suplai daya terminal, beban kecil, dan aplikasi jarak pendek, kabel 0,6/1kV direkomendasikan.
  • Untuk transmisi daya utama, peralatan besar, dan aplikasi jarak jauh, kabel 8,7/15kV direkomendasikan.
  • Kabel tegangan menengah harus menggunakan isolasi XLPE + pelindung ganda.
  • Untuk lingkungan yang dikubur/keras: Pilih kabel tegangan menengah lapis baja.
  • Untuk area keselamatan kebakaran: Pilih kabel tegangan menengah tahan api WDZ/WDZN.
Kesimpulan

Pencocokan tegangan secara langsung menentukan keamanan dan biaya sistem. Kabel tegangan menengah 8,7/15kV memastikan transmisi daya utama yang efisien dan stabil, sementara pemahaman tentang kerusakan umum dan solusinya dapat secara signifikan mengurangi waktu henti dan biaya pemeliharaan.

Jinhong Cable menawarkan rangkaian lengkap kabel daya tegangan rendah 0,6/1kV dan tegangan menengah 8,7/15kV, bersertifikat CE, RoHS, IEC, dan GB, mendukung proyek industri, konstruksi, dan EPC di seluruh dunia.